Tim SAR Gabungan berhasil menemukan lima warga Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang sempat hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Pulau Bais, Minggu (1/11).
Kelima warga tersebut ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Bula bersama potensi SAR dan masyarakat setempat.
Informasi hilangnya lima warga itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari Fikran Heluth, salah satu keluarga korban, pada Minggu pukul 15.25 WIT.
Dalam laporan tersebut disebutkan, kelima warga berangkat memancing menggunakan longboat pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 07.00 WIT. Mereka direncanakan kembali ke Bula pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.00 WIT.
Namun, hingga waktu yang ditentukan, longboat tersebut belum juga tiba. Keluarga dan masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan mereka.
Kondisi kabut tebal di sekitar perairan diduga menjadi salah satu kendala hingga kelima warga tersebut kehilangan kontak dengan keluarga.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue USS Bula bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) sekitar pukul 15.45 WIT.
Koordinator USS Bula, Sukri Patty, mengatakan tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIT dan langsung melakukan pencarian terhadap kelima korban.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.50 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan longboat beserta lima penumpangnya pada koordinat 2°47’35.94″S – 130°24’14.39″E.
Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat. Tim kemudian melakukan evakuasi menuju Kota Bula.
Pada pukul 19.12 WIT, Tim Rescue USS Bula bersama potensi SAR tiba di Bula dan menyerahkan kelima korban kepada pihak keluarga.
Adapun kelima warga yang ditemukan selamat masing-masing Sarajuh Suakul (60), Umar (60), Aher Rumaday (45), Suandy Muhamad (35), dan Arken (24).
Dengan ditemukannya seluruh korban dan proses evakuasi yang telah selesai, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Bula dan masyarakat setempat, dengan menggunakan RIB USS Bula serta longboat milik masyarakat.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berkabut, disertai angin tenggara dengan kecepatan 21 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter. (Wan)















