Keindahan bawah laut Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, memikat perhatian akademisi Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Prof. Madya Dr. Najib Abdullah, Ph.D.
Kekaguman itu dirasakan Najib saat menyelam bersama Rektor Universitas Banda Naira (UBN), Budiono Senen, M.Si., di sejumlah titik perairan Kepulauan Banda.
Dalam penyelaman tersebut, Najib mengagumi kekayaan terumbu karang dan panorama bawah laut Banda yang menjadi salah satu potensi wisata bahari Maluku.
Budiono yang juga merupakan dive master memandu langsung rombongan mengunjungi tiga lokasi penyelaman, yakni Batu Kapal di Pulau Pisang, Karaka di Tanjung Lampu, serta Pohon Piring di Tanjung Burang, Desa Selamon.
Budiono mengatakan, Najib bahkan mengaku terpukau dengan keindahan bawah laut Banda dan menilainya lebih indah dibandingkan sejumlah lokasi penyelaman yang pernah dikunjunginya.
“Setelah penandatanganan MoU, Prof. Najib langsung meninggalkan ruangan untuk mengikuti penyelaman. Ia mengaku terpukau dengan keindahan bawah laut Banda, bahkan menilainya lebih indah dibandingkan sejumlah lokasi penyelaman yang pernah dikunjunginya,” kata Budiono kepada NetMaluku, Senin (2/11).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi dari Indonesia dan Malaysia.
Najib menjadi salah satu narasumber dalam seminar PKM Internasional yang digelar melalui kolaborasi UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, USIM, UIN Alauddin Makassar, Politeknik Pariwisata Makassar, dan UBN. Kegiatan berlangsung di Banda Naira, Sabtu (31/10).
Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara perguruan tinggi yang terlibat.
Selain menikmati keindahan bawah laut, rombongan akademisi tersebut juga menyaksikan langsung kegiatan restorasi terumbu karang berbasis larva yang melibatkan mahasiswa UBN dari Fakultas Perikanan serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Kegiatan restorasi tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian ekosistem laut sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.
Melalui kegiatan PKM Internasional ini, UBN tidak hanya memperkuat kerja sama akademik lintas negara, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata bahari dan upaya konservasi laut Kepulauan Banda kepada kalangan akademisi internasional. (Kasman)















