Sebuah mobil truk tangki air bernomor polisi DE 8082 AG mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan jalan menuju Dusun Taeno, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Jumat (30/10) sore.
Truk tersebut terbalik diduga tidak mampu melewati tanjakan saat membawa air dari tempat pengisian di Dusun Batukoneng, Desa Poka, menuju kawasan pemakaman Cina tepatnya di Dusun Taeno.
Berdasarkan keterangan saksi, La Man (46), peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIT. Saat berada di tanjakan, kendaraan tiba-tiba tidak kuat melaju.
“Saat kendaraan tidak mampu naik, saya turun untuk mencari batu atau benda lain yang bisa dijadikan ganjalan ban agar kendaraan tidak mundur,” kata La Man dalam keterangannya kepada polisi.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kendaraan kemudian bergerak mundur menuruni tanjakan.
Melihat kondisi itu, sopir berusaha mengarahkan kendaraan ke kanan untuk menghindari truk terperosok lebih jauh. Namun, kendaraan justru kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik hingga melintang di badan jalan.
“Kendaraan kemudian tergelincir dan bergerak mundur. Sopir membanting setir ke kanan, tetapi kendaraan kehilangan keseimbangan dan terbalik,” ujar La Man.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan karena posisi truk melintang di tengah badan jalan.
Personel Polsek Teluk Ambon tiba di lokasi sekitar pukul 17.56 WIT. Polisi kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dan bersama warga berupaya memindahkan kendaraan dari badan jalan.
Sekitar pukul 18.12 WIT, truk berhasil dievakuasi ke sisi jalan sehingga arus lalu lintas kembali berangsur normal.
Dalam kecelakaan itu, sopir truk, Hadi Waly (52), mengalami patah pada lengan kiri.
Sementara kendaraan mengalami kerusakan pada sejumlah bagian. Kaca depan terlepas, bagian atas tangki penyok, kaca samping kiri dan kanan pecah, serta spion kanan patah dan kacanya pecah.
Polisi telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan pengaturan lalu lintas, mengumpulkan keterangan saksi dan dokumentasi, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polresta Ambon untuk penanganan lebih lanjut. (Erhan)















