Kebakaran terjadi di lantai dua sebuah rumah di Jalan Baru RT 004/RW 004, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Jumat (30/10) sekitar pukul 10.30 WIT.
Kapolsek Sirimau Iptu Bastian Tunuteru mengatakan kebakaran tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka, sementara satu orang harus mendapat perawatan di rumah sakit.
“Dua orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Satu korban sempat mendapat perawatan di RS Al-Fatah dan sudah diperbolehkan pulang,” kata Bastian.
Ia menjelaskan, kebakaran terjadi saat sejumlah penghuni rumah berada di lantai dua. Salah seorang penghuni, Dirgahayu Sudirman (20), yang sedang tidur, dibangunkan oleh adiknya setelah mengetahui adanya kebakaran.
Dirgahayu kemudian menyelamatkan tiga anak kecil yang sedang berada di lantai dua untuk dibawa ke lantai bawah. Ia juga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Sementara itu, korban lainnya, Nurdiana Kamila Gunawan (21), yang sedang beristirahat di salah satu kamar, terbangun setelah melihat kobaran api di bagian depan kamar.
Karena kobaran api menghalangi akses keluar, korban kemudian menerobos api dan melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.
“Korban Nurdiana mengalami luka lecet pada jari kaki serta luka di bagian belakang kepala. Korban sempat dirawat di RS Al-Fatah dan saat ini sudah diperbolehkan pulang,” ujar Bastian.
Sedangkan Dirgahayu mengalami kulit melepuh pada telapak tangan kanan dan telapak kaki kanan akibat berupaya memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 11.10 WIT dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air BNPB. Personel Polresta Ambon dan Polsek Sirimau juga langsung mengamankan lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.55 WIT. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
Bastian mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga bermula ketika tiga anak kecil, terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan, sedang bermain masak-masakan di lantai dua.
“Menurut keterangan saksi, tiga anak tersebut sedang bermain masak-masakan dan kemudian membakar kompor minyak hingga akhirnya terjadi kebakaran. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan,” katanya.
Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi bangunan di lantai dua dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. (Tiar)















