Kualitas udara di Kota Ambon menjadi perhatian setelah konsentrasi ozon (O₃) terpantau melampaui ambang batas baku mutu udara ambien.
Berdasarkan data Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Ambien (SPKUA) Kota Ambon pada Minggu (4/10) pukul 11.00 WIT, konsentrasi ozon tercatat mencapai 178 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut berada di atas baku mutu sebesar 150 µg/m³ untuk parameter ozon dengan waktu pengukuran satu jam.
Sementara itu, parameter kualitas udara lainnya masih berada di sekitar batas yang ditetapkan. Konsentrasi PM10 tercatat 72 µg/m³ dari batas 75 µg/m³, sedangkan PM2,5 berada pada angka 6 µg/m³ dari batas 55 µg/m³.
Kondisi tersebut membuat masyarakat diimbau lebih waspada, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Paparan polutan udara dalam konsentrasi tinggi dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga diminta mengurangi paparan langsung jika kondisi udara memburuk.
Imbauan tersebut juga berkaitan dengan kondisi atmosfer di wilayah Maluku yang dalam beberapa hari terakhir berpotensi mengalami kabut asap. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas udara dan jarak pandang di sejumlah wilayah.
BMKG memperingatkan potensi asap kategori sedang masih dapat terjadi di Maluku dalam beberapa hari ke depan. Pada Sabtu (3/10/2026), asap cukup tebal sempat terpantau di Kota Ambon pada pagi hari dengan jarak pandang di sejumlah wilayah kurang dari lima kilometer.
Di tengah kondisi tersebut, kepolisian turut mengambil langkah pencegahan. Kapolresta Ambon Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho turun membagikan masker kepada warga pada Minggu (4/10).

Pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat menyusul kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya aman.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. Anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan juga diminta lebih berhati-hati.
Kondisi kualitas udara Ambon ini menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika terjadi peningkatan konsentrasi polutan dan munculnya kabut asap di wilayah Maluku. (Erhan)















