Bentrokan antarkelompok pemuda terjadi di kawasan Pertigaan Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku, Sabtu (19/9) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan satu warga meninggal dunia setelah terkena anak panah di bagian dada.
Korban diketahui bernama Rifai Alwi Rahadat, warga Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan. Korban yang datang ke lokasi keributan terkena anak panah di bagian dada sebelah kanan saat terjadi aksi saling serang antara Kelompok Pemuda Wara dan Pemuda Kompleks Pertamina Bawah.
Peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIT dari adu mulut yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan batu, senjata tajam dan panah.
Mendapat laporan kejadian, Pamapta II SPKT Polres Tual Ipda Ryan G. Parera, S.H., bersama personel piket fungsi, KRYD, SS dan Samapta langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.15 WIT.
Polisi kemudian membubarkan massa dan mengamankan lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan. Personel juga mendatangi RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, dan sekitar pukul 02.00 WIT memastikan Rifai telah meninggal dunia.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Tual. Laporan polisi diterbitkan dan proses penyelidikan langsung dilakukan.
Sekitar pukul 04.20 WIT, Wakapolres Tual Kompol Rony Ferdy Manawan, S.Sos., M.H., bersama Plt Kasat Samapta Iptu Agustinus Frans Sapury tiba di SPKT untuk menerima laporan dari keluarga korban.
Wakapolres kemudian memberikan arahan kepada personel agar penanganan perkara dilakukan secara cepat, transparan dan menyeluruh. Ia juga turun langsung ke lokasi untuk memberikan arahan kepada personel yang melakukan pengamanan.
Setelah menerima laporan, personel Reskrim Polres Tual bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku. Terduga pelaku kemudian dibawa dan diamankan di Mako Polres Tual untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pasca-kejadian, personel Polres Tual tetap disiagakan di lokasi dan sejumlah titik di sekitar Jalan Yos Sudarso untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi lanjutan.
Pada Sabtu siang, upaya menjaga situasi tetap kondusif dilanjutkan dengan kunjungan Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K., bersama Ketua DPRD Kota Tual Hj. Aisyah Renhoat, S.Pd., ke rumah duka almarhum Rifai Alwi Rahadat.
Rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 12.50 WIT. Turut mendampingi Wakapolres Tual Kompol Rony Ferdy Manawan, S.Sos., M.H., Danyon C Pelopor Kompol Rudi W. Muskita, S.Sos., S.H., M.H., para pejabat utama Polres Tual serta Kapolsek Dullah Selatan Ipda Muhammad Said, S.H.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Tual menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus meminta keluarga tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga atas berpulangnya almarhum. Kepada keluarga besar almarhum, kami mohon agar tetap tenang, mempercayai proses hukum yang sedang berjalan, dan tidak melakukan tindakan balas dendam dalam bentuk apa pun,” kata Whansi.
Kapolres menegaskan kepolisian akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku dan memperketat pengamanan di lingkungan rumah keluarga korban.
“Biarkan kepolisian yang menindaklanjuti perkara ini hingga tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku. Keamanan di lingkungan tempat tinggal keluarga akan kami jaga dan kami perketat,” ujarnya.
Keluarga korban menerima kehadiran rombongan dengan baik dan menyatakan akan bersikap tenang serta menyerahkan proses penyelesaian perkara kepada pihak berwenang.
Kegiatan kunjungan berakhir sekitar pukul 14.10 WIT dalam suasana aman dan kondusif. Hingga Sabtu sore, personel Polres Tual masih disiagakan di lokasi kejadian dan sekitar rumah duka untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. (Ala)















