Sebuah speed boat terbalik di perairan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Minggu (13/9). Satu dari tiga orang yang berada di dalam speed boat tersebut meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Muhammad Arafah, mengatakan kecelakaan terjadi saat speed boat berangkat dari Dusun Temi, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, menuju Dusun Rahai, Desa Soleh, Pulau Kelang, Kecamatan Huamual Belakang.
“Informasi kejadian kami terima dari Raja Negeri Luhu pada pukul 13.50 WIT,” kata Arafah.
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 WIT ketika speed boat berada di perairan Huamual Belakang.
Tiga korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Dusun Limboro untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut, satu korban bernama Eta dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya selamat dan mendapat penanganan medis.
Arafah mengatakan lokasi kejadian berada pada koordinat 3°23’5.28″ Lintang Selatan dan 127°59’4.72″ Bujur Timur.
“Seluruh korban sudah dievakuasi dan tidak ada lagi laporan korban yang masih dalam pencarian,” ujarnya.
Hingga laporan ini dibuat, penyebab speed boat terbalik masih dalam penelusuran.
Belum diketahui pasti jumlah penumpang di Speedboat itu, namun mereka merupakan rombongan persabatan antara dusun Temi dan Rahai yang berlangsung hari ini.(Tim)















