Seorang nelayan asal Dusun Leamahu, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan, Rabu (12/8).
Korban bernama Dedi Suneth (46). Ia ditemukan oleh tim penyelam Basarnas di dasar laut, dengan kedalaman sekitar 20 meter dan berjarak kurang lebih 50 meter dari titik awal kejadian.
Komandan Tim Operasi SAR, Marlon Salawane, mengatakan tim langsung bergerak setelah tiba di lokasi pada pukul 15.00 WIT. Sebelum melakukan pencarian, Basarnas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR gabungan untuk memastikan informasi awal terkait hilangnya korban.
“Setelah kami tiba di Dusun Leamahu sekitar pukul 15.00 WIT, kami langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR gabungan. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban diduga terjatuh dan tenggelam setelah penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat sedang melaut,” ujar Marlon.
Ia menjelaskan, peristiwa nahas tersebut diduga terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Saat itu tidak ada warga yang melihat langsung korban terjatuh ke laut.
Keberadaan korban baru diketahui hilang setelah warga menemukan perahu miliknya mengapung dalam keadaan kosong sekitar pukul 07.00 WIT. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang hingga operasi pencarian dilakukan.
Dalam proses pencarian, Basarnas mengerahkan dua personel penyelam untuk menyisir area sekitar lokasi perahu ditemukan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pada pukul 17.40 WIT korban berhasil ditemukan di dasar laut dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban kemudian dievakuasi ke permukaan dan dibawa menuju kediamannya untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Marlon.
Sekitar pukul 18.30 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Dusun Leamahu dan secara resmi menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Basarnas Ambon, Polsek Kairatu, Satpolair Polres Seram Bagian Barat, Sekjen Kairatu, BPBD Kabupaten SBB, Baznas, serta masyarakat Dusun Leamahu.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah menerima ucapan terima kasih atas kerja sama dalam proses pencarian. (Acim)















