Kebakaran sampah yang terjadi di kawasan BTN Kanawa Ambon, tepatnya di samping masjid, Rabu (12/8) sore, sempat merambat ke area hutan yang berada di sisi permukiman warga.
Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas dan mengancam rumah-rumah penduduk.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon sekitar pukul 16.45 WIT. Tim pemadam yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.00 WIT dengan waktu respons sekitar 10 menit.
Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan empat unit armada, terdiri dari dua unit mobil pemadam dari Markas Komando (Mako), satu unit dari Pos Passo, serta satu unit dari Pos Hative Besar. Proses pemadaman melibatkan personel dari Pleton C yang sedang bertugas, dengan dukungan tambahan dari Pleton A dan Pleton B.
Berkat kerja cepat petugas, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.35 WIT. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, seluruh personel kembali ke markas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas ke kawasan permukiman warga.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak ke lokasi. Api diketahui berasal dari kebakaran sampah yang kemudian merambat ke kawasan hutan di dekat rumah warga. Syukurlah, berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai membakar rumah penduduk,” kata Alfredo.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca panas dan vegetasi di sekitar mulai mengering.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengelola sampah. Jangan melakukan pembakaran terbuka karena percikan api sangat mudah menyebar ke semak maupun hutan di sekitar permukiman. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan ketika kebakaran sudah membesar,” ujarnya.
Alfredo juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran apabila menemukan kejadian kebakaran sekecil apa pun, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian dapat diminimalkan.
Dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan rumah warga. Penyebab pasti kebakaran masih diduga berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merambat ke vegetasi di sekitar lokasi. (Wan)















