Kebakaran melanda sebuah rumah kosong di kawasan Gunung Malintang, RT 02/RW 20, Kota Ambon, Jumat (30/10) siang. Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat hingga membakar bangunan rumah kosong di lokasi kejadian.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon menerima laporan kejadian tersebut melalui layanan darurat 112 dari seorang warga bernama Rugia Atawollo.
Berdasarkan laporan Damkar Kota Ambon, peristiwa kebakaran dilaporkan sekitar pukul 13.47 WIT. Setelah menerima informasi, personil langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Mako diterjunkan dengan personel yang bertugas dari Pleton A dan mendapat bantuan personel Pleton B.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.57 WIT. Dengan demikian, waktu respons atau response time Damkar Kota Ambon dalam menangani kejadian tersebut tercatat selama 10 menit sejak laporan diterima.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang kemudian menyebabkan api merambat ke rumah kosong.
Menurut Alfredo, kejadian tersebut menjadi perhatian karena aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran, terutama apabila api merambat ke bangunan atau material lain yang mudah terbakar.
“Dugaan sementara, kebakaran berawal dari aktivitas membakar sampah hingga api merambat ke rumah kosong. Karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah dan memastikan api benar-benar terkendali,” ujar Alfredo.
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan melalui layanan 112, personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas.
Petugas melakukan upaya pemadaman hingga situasi di lokasi dinyatakan aman pada pukul 15.10 WIT.
Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka. Objek yang terbakar merupakan rumah dalam kondisi kosong.
Setelah memastikan situasi aman, seluruh personel Damkar yang terlibat dalam penanganan kemudian bergerak kembali untuk melanjutkan tugas kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Alfredo mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah, terutama ketika dilakukan di sekitar rumah, bangunan kosong, maupun kawasan yang memiliki material mudah terbakar.
Ia juga mengimbau warga untuk memastikan sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran.
Masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian kebakaran di wilayah Kota Ambon dapat segera menghubungi layanan darurat 112 agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin. (Tiar)















