Perahu katinting yang membawa 16 penumpang mengalami mati mesin saat berlayar dari Dobo menuju Pulau Benjuring, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Jumat (16/10). Perahu sempat terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Ujir sebelum akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan.
Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Dobo, Glenn Tehupuring, mengatakan laporan mengenai perahu tersebut diterima pihaknya pada pukul 14.30 WIT dari seorang warga bernama Afgan.
Menurut Glenn, perahu tersebut berangkat dari Dobo menuju Benjuring sekitar pukul 07.00 WIT. Sekitar pukul 10.00 WIT, mesin perahu mengalami kerusakan saat berada di sekitar Perairan Pulau Ujir.
Kondisi tersebut membuat perahu terombang-ambing hingga penumpang kemudian meminta bantuan SAR.
“Pukul 14.50 WIT, Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 17 nautical mile, heading 40,91 derajat arah timur laut dari USS Dobo,” kata Glenn.
Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan rigid inflatable boat (RIB). Setelah melakukan pencarian, petugas akhirnya menemukan perahu tersebut sekitar pukul 16.00 WIT.
Perahu ditemukan pada jarak sekitar 2,82 mil laut dari USS Dobo. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat.
Tim SAR kemudian melakukan koordinasi dengan seluruh penumpang terkait proses evakuasi. Namun, para penumpang memilih tetap berada di atas perahu sambil menunggu mesin diperbaiki.
Setelah mendapat pendampingan dari Tim SAR Gabungan, mesin perahu yang mengalami kerusakan akhirnya berhasil diperbaiki.
Para penumpang kemudian memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Benjuring. Tim SAR tetap mendampingi mereka sebelum kemudian kembali ke Dobo.
“Setelah mendampingi kapal tersebut, mesin yang tadinya rusak berhasil diperbaiki dan penumpang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Benjuring,” ujar Glenn.
Para penumpang juga menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah memberikan bantuan dan pendampingan selama proses pencarian.
Pada pukul 17.00 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Dobo dalam kondisi selamat. Operasi SAR selanjutnya dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.
Ke-16 penumpang perahu tersebut yakni Rio (20), Karulus (62), Brigita (31), David (30), Rio Corisan (31), Onyong (42), Jemy (26), Yohanes (59), Jeremias (39), Maria (23), Tesya (18), Dominica (54), Anastasya (20), Abraham (36), Karolus (39), dan Nico (28).
Operasi SAR melibatkan USS Dobo dan Polairud Polda Maluku. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara hingga timur laut mencapai 25 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter. (Wan)















