Dua peristiwa kebakaran lahan terjadi di wilayah Kota Ambon, Maluku, pada Rabu (16/9) malam dalam waktu yang berdekatan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon Alfredo J. Hehamahua mengatakan, kebakaran pertama dilaporkan masyarakat terjadi di kawasan Gunung Nona, RT 006/RW 007, sekitar pukul 18.12 WIT.
“Laporan kami terima pukul 18.12 WIT dan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.22 WIT. Satu unit mobil pemadam dari Pos Mako dikerahkan untuk melakukan penanganan,” kata Alfredo.
Menurut dia, petugas melakukan penanganan hingga kondisi di lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 22.00 WIT. Setelah itu, personel dan kendaraan pemadam kembali ke Pos Mako.
Selang sekitar satu jam lebih, laporan kebakaran lahan kembali diterima petugas. Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan Soya, RT 003/RW 01, sekitar pukul 19.58 WIT.
“Untuk kejadian di Soya, laporan diterima pukul 19.58 WIT dan petugas tiba pukul 20.06 WIT. Jadi waktu respons sekitar delapan menit,” ujarnya.
Satu unit mobil pemadam dari Pos Mako dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas kemudian berhasil mengendalikan api dan situasi dinyatakan aman sekitar pukul 21.00 WIT.
Alfredo mengimbau masyarakat di Kota Ambon meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering.
Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat ke area lain apabila kondisi lingkungan kering dan disertai angin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan sembarangan. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepatnya,” kata Alfredo.
Dalam dua kejadian tersebut, petugas Damkar Kota Ambon bergerak setelah menerima laporan masyarakat dan melakukan penanganan hingga kondisi di lokasi dinyatakan aman.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan kebakaran untuk mencegah api meluas. (Tiar)















