Operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Masa Jaya yang dilaporkan terjatuh ke laut akhirnya membuahkan hasil. Setelah empat hari pencarian, korban bernama Hamdani (47), ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan dalam Teluk Kota Ambon, Kamis (10/9).
Hamdani sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari KM Masa Jaya pada Minggu (6/9/) lalu. Saat kejadian, kapal tersebut telah berlabuh di sekitar perairan Desa Hunuth, Kota Ambon.
Sejak pagi, Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Fokus pencarian diarahkan ke perairan Desa Hunuth dan wilayah sekitarnya.
Komandan Tim Operasi SAR, Ahmad F Bintongke, mengatakan pencarian pada hari keempat akhirnya membuahkan hasil.
“Pada hari keempat, Basarnas bersama Polairud Polda Maluku kembali melanjutkan pencarian yang berfokus pada perairan Desa Hunuth dan sekitarnya. Upaya pencarian korban berlangsung cepat. Pada pukul 08.58 WIT, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal, tak jauh dari lokasi kejadian awal,” kata Ahmad, Kamis (10/9).
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak perusahaan kapal untuk proses berikutnya.
Ahmad menjelaskan, operasi pencarian telah dilakukan sejak informasi mengenai hilangnya korban diterima dari Nahkoda KM Masa Jaya pada 7 September 2026.
Tim SAR Gabungan sebelumnya telah melakukan pencarian selama tiga hari. Namun, hingga pencarian hari ketiga, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Operasi SAR berlangsung sejak hari pertama tanggal 7 September, setelah Nahkoda KM Masa Jaya melaporkan informasi tersebut. Operasi SAR berlangsung selama tiga hari, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban di hari keempat pencarian dan sudah diserahkan kepada pihak perusahaan,” ujar Ahmad.
Dalam operasi tersebut, pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR, di antaranya Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, serta ABK KM Masa Jaya.
Petugas juga mengerahkan sejumlah sarana pendukung, seperti Rescue Car, Rigid Buoyancy Boat, dan RIB milik Polairud Polda Maluku.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian terhadap Hamdani dinyatakan selesai. (Wan)















