Dua unit rumah dinas/asrama milik Kodim 1506/Namlea di Kompleks Nametek, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, terbakar pada Senin (24/8) sekitar pukul 09.15 WIT.
Kebakaran pertama kali diketahui saat KBO Sat Intelkam Polres Buru yang melintas di sekitar lokasi melihat kobaran api. Ia kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan penanganan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, api berasal dari salah satu rumah dinas yang sebelumnya ditempati Serka La Samidu. Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut diketahui sudah dalam keadaan kosong karena penghuninya telah pindah.
Api kemudian dengan cepat merambat ke rumah dinas yang berada tepat di sebelahnya, milik Peltu Purn. La Amiri. Rumah tersebut juga diketahui sudah tidak ditempati.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIT. Proses pemadaman turut dibantu empat unit kendaraan suplai air milik masyarakat serta personel Kodim 1506/Namlea.
Petugas gabungan kemudian melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala dan mencegah kebakaran merambat ke bangunan lain di sekitar kompleks.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan, api terlihat membesar dari salah satu bangunan sebelum kemudian merambat ke rumah yang berada di sebelahnya.
“Api awalnya terlihat dari rumah yang kosong. Tidak lama kemudian api menjalar ke bangunan di sebelahnya,” ujar warga tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kedua rumah dinas yang terbakar juga diketahui dalam kondisi tidak ditempati saat peristiwa terjadi.
Kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, terutama bagian atap dan interior rumah. Meski demikian, struktur utama kedua bangunan masih berdiri dan tidak seluruhnya hangus terbakar.
Hingga saat ini, nilai kerugian materiel belum dapat dipastikan. Hal tersebut karena kedua rumah dalam kondisi kosong dan masih dilakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan maupun barang-barang yang berada di dalamnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun, berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah dinas milik Serka La Samidu.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran bersama personel Kodim 1506/Namlea dan pihak PLN, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Petugas masih melakukan penanganan serta pendataan terhadap dampak kebakaran. (Tim)















