Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Sabtu (25/7) malam. Peristiwa yang diduga dipicu arus pendek listrik itu menghanguskan empat lapak milik warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas piket melalui sambungan telepon pada pukul 23.03 WIT. Tim pemadam kemudian bergerak cepat menuju lokasi dengan waktu respons sekitar tiga menit.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” kata Alfredo dalam keterangan resminya, Minggu (26/7).
Kebakaran terjadi di Jalan Ahmad Yani Nomor 16, RT 001/RW 01, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau. Berdasarkan hasil penanganan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik.
Empat lapak yang terbakar diketahui merupakan milik keluarga Vonny Mandagi, keluarga Vonny Fransiskus, Marthinus Manu, dan keluarga Sonny Huwae. Seluruh bangunan yang terdampak mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Untuk mengendalikan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan lima unit mobil pemadam, masing-masing tiga unit dari Markas Komando (Mako), satu unit dari Pos Passo, dan satu unit dari Pos Hative Besar. Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan agar tidak muncul titik api baru.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Api dinyatakan padam dan kondisi aman pada pukul 00.23 WIT. Selanjutnya seluruh armada pemadam kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik. Warga diminta rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik serta segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda yang berpotensi memicu kebakaran. (Tiar)














