Kabar pengamanan sejumlah perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencuat dan menjadi perhatian publik. Sejumlah jenderal polisi dikabarkan diamankan dalam pemeriksaan internal yang disebut berlangsung di lingkungan Mabes Polri.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah pemberitaan, Selasa (3/11), menyebutkan pengamanan tersebut diduga melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob). Beberapa perwira tinggi bahkan dikabarkan dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Kabar tersebut berkembang setelah sejumlah personel Brimob terlihat mendatangi kawasan Mabes Polri pada Senin (2/11) sore hingga malam. Kehadiran pasukan tersebut kemudian memunculkan dugaan adanya operasi internal yang menyasar sejumlah pejabat tinggi kepolisian.
Seorang sumber menyebut terdapat sejumlah jenderal yang diamankan, termasuk seorang perwira berpangkat jenderal bintang empat berinisial L serta beberapa jenderal bintang tiga. Perwira bintang empat tersebut dikabarkan telah dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan.
Selain itu, sejumlah perwira berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau jenderal bintang dua juga dikabarkan turut diamankan dan dibawa ke Mako Brimob.
Namun, hingga Selasa (3/11), belum ada keterangan resmi yang memastikan jumlah maupun identitas seluruh perwira yang disebut terlibat dalam pemeriksaan tersebut.
Kabar pengamanan itu turut dikaitkan dengan sejumlah dugaan persoalan, mulai dari penyadapan, judi online, hingga korupsi. Informasi lainnya juga mengaitkan pemeriksaan tersebut dengan dugaan pengerahan massa dalam aksi demonstrasi di Yogyakarta.
Meski demikian, berbagai dugaan tersebut belum terkonfirmasi sebagai perkara yang menjadi dasar pengamanan para perwira tinggi Polri.
Menanggapi kabar yang berkembang, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir memberikan respons saat dikonfirmasi wartawan di Mabes Polri, Selasa.
Isir menyatakan pihaknya akan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait informasi yang ramai diperbincangkan tersebut.
“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya,” ujar Isir.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang berkembang.
Sikap Mabes Polri yang belum memberikan penjelasan secara terperinci membuat kabar tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama mengenai identitas para perwira yang diamankan, alasan pemeriksaan, serta perkara yang sedang didalami.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi yang memastikan seluruh informasi mengenai pengamanan sejumlah jenderal tersebut.
Publik kini menunggu penjelasan Mabes Polri untuk memastikan duduk perkara di balik kabar pemeriksaan yang disebut melibatkan sejumlah perwira tinggi di tubuh Korps Bhayangkara. (Tim)

















