Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, mendorong pelaksanaan Olimpiade Bintang Sekolah sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda sejak dini.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri penutupan Olimpiade Bintang Sekolah yang digelar oleh Eduasyik, Sabtu (16/5).
Menurut Sapulette, kegiatan yang diikuti pelajar mulai tingkat TK hingga SMA/sederajat tersebut menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter anak-anak di Kota Ambon.
“Olimpiade seperti ini sangat baik untuk anak-anak kita. Ini menjadi momen penting untuk mengasah kemampuan mereka serta mempersiapkan generasi muda yang unggul ke depan,” katanya.
Ia menilai kegiatan kompetitif di bidang pendidikan perlu terus diperluas agar para siswa memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun mental bertanding.
Dalam kesempatan itu, Sapulette juga menyoroti adanya penurunan nilai peserta dibandingkan tahun sebelumnya sebagaimana laporan panitia.
Menurut dia, hal tersebut harus menjadi evaluasi bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan terhadap siswa.
“Event seperti ini jangan hanya dilaksanakan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan anak-anak,” ujarnya.
Sapulette berharap Olimpiade Bintang Sekolah dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan jumlah peserta yang semakin meningkat. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 400 peserta.
Ia menambahkan, pembinaan generasi muda melalui kompetisi pendidikan merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin anak-anak ini dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, ia mengajak pemerintah, sekolah, dan seluruh pihak terkait untuk terus berkolaborasi meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong lahirnya generasi yang cerdas dan berdaya saing. (Tim)
















