Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Jhon Matriks Geraldo Leisubun, menggelar rapat perdana bersama anggota PWI Malra di Langgur, Sabtu (3/10).
Rapat tersebut menjadi langkah awal konsolidasi organisasi setelah masa kepengurusan definitif PWI Malra periode 2023-2026 berakhir. Geraldo ditunjuk sebagai Plt berdasarkan Surat Keputusan Nomor 24/PWI-MAL/SKPC/VIII/2026 tertanggal 25 September 2026.
“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan kami selaku Plt Ketua PWI Kabupaten Maluku Tenggara, mengingat kepengurusan definitif periode 2023-2026 sudah berakhir,” kata Geraldo usai rapat.
Selama menjalankan tugas sebagai Plt, Geraldo menyebut ada sejumlah agenda yang menjadi prioritas. Di antaranya mempersiapkan Konferensi PWI Malra, melaksanakan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), serta melakukan pendataan ulang seluruh anggota PWI Malra.
Menurut dia, pendataan keanggotaan menjadi pekerjaan penting karena organisasi PWI membutuhkan data anggota yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kenapa pendataan keanggotaan ini penting? Karena PWI ini berbasis data. Jadi ketika data kita tidak valid, maka keanggotaan kita pun juga diragukan,” ujarnya.
Ia meminta seluruh anggota PWI Malra, khususnya pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Muda maupun KTA Biasa, untuk proaktif memberikan data dalam proses pendataan ulang.
“Kami berharap seluruh anggota PWI Malra yang memiliki KTA Muda maupun Biasa, supaya proaktif bersama-sama membantu proses pendataan kembali ini,” katanya.
Geraldo mengatakan masa tugas sebagai Plt diberikan selama enam bulan. Pada bulan pertama, pihaknya menargetkan konsolidasi internal dan pendataan anggota dapat diselesaikan.
“Target kami, satu bulan pertama ini konsolidasi dan pendataan keanggotaan sudah selesai. Di dalamnya juga kegiatan audiensi dengan Pemerintah Daerah serta Forkopimda setempat,” ucapnya.
Selain pendataan, PWI Malra juga segera mempersiapkan pelaksanaan OKK. Geraldo menegaskan kegiatan tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam proses keanggotaan PWI.
Calon anggota muda yang ingin bergabung dengan PWI wajib mengikuti OKK. Setelah mengikuti kegiatan dan memperoleh sertifikat, proses penerbitan KTA dapat dilanjutkan.
“Kalau tidak mengikuti OKK, proses keanggotaannya tidak akan dilaksanakan. Ini merupakan bagian penting yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh calon anggota,” katanya.
Ketentuan tersebut juga berlaku bagi anggota muda yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan ingin meningkatkan status keanggotaannya dari KTA Muda menjadi KTA Biasa.
Menurut Geraldo, anggota tersebut tetap wajib mengikuti OKK dan menunjukkan bukti keikutsertaan sebagai bagian dari persyaratan peningkatan status keanggotaan.
“OKK ini paling penting. Kegiatan yang paling dekat yang harus kami gelar adalah OKK karena ini wajib untuk seluruh anggota PWI,” tegasnya.
Geraldo berharap proses konsolidasi dan pembenahan administrasi tersebut dapat menjadi momentum memperkuat organisasi PWI Malra menjelang pelaksanaan konferensi.
“Harapan saya selaku Plt, teman-teman PWI Malra mari sama-sama kita berkolaborasi, saling mendukung dan bahu-membahu untuk menata organisasi ini lebih baik ke depan,” ujarnya.
Selain pembenahan internal, ia mengatakan PWI Malra akan kembali memperkuat hubungan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Ke depan juga kami akan membangun komitmen yang baik dengan pemerintah daerah maupun Forkopimda,” pungkas Geraldo. (Ala)















