Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ambon bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Masohi menggelar program Tax Goes to Campus di Universitas Banda Naira (UBN), Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (23/9).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Des Alwi, Kecamatan Banda, tersebut diikuti sejumlah mahasiswa UBN sebagai bagian dari upaya memperluas literasi perpajakan di lingkungan pendidikan.
Kepala KP2KP Masohi Haryo Puspito Arif mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari edukasi perpajakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.
“Literasi perpajakan ini kami lakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa. Pada kesempatan ini, kami memberikan edukasi kepada mahasiswa Universitas Banda Naira,” kata Haryo seusai kegiatan.
Ia mengatakan, pengenalan perpajakan penting dilakukan sejak di bangku pendidikan agar generasi muda memahami hak dan kewajiban perpajakan sebelum memasuki dunia kerja.
“Edukasi ini tidak hanya untuk masyarakat yang sudah menjadi wajib pajak, tetapi juga generasi muda sebagai calon wajib pajak,” ujarnya.
Mahasiswa Didorong Jadi Perpanjangan Tangan
Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Ambon Siti Amina mengatakan mahasiswa dan civitas akademika memiliki peran penting dalam memperluas penyampaian informasi perpajakan kepada masyarakat.
Menurut dia, mahasiswa memiliki posisi strategis karena informasi yang disampaikan dari lingkungan akademik dapat diteruskan kepada masyarakat.
“Mahasiswa dan civitas akademika itu didengar dan dipercaya masyarakat. Karena itu, kami memasukkan program ini sebagai perpanjangan tangan untuk menyampaikan program kami kepada masyarakat,” kata Siti.
Ia menjelaskan, edukasi perpajakan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Mulai dari pengetahuan dan literasi perpajakan, pemahaman peraturan dan ketentuan lainnya, ujungnya adalah kesadaran perpajakan masyarakat,” ujarnya.
Siapkan Tax Center di UBN
Selain kegiatan edukasi, KPP Pratama Ambon bersama UBN juga menyiapkan pembentukan Tax Center di lingkungan kampus.
Sita mengatakan, Tax Center nantinya menjadi wadah untuk mengembangkan berbagai kegiatan perpajakan, termasuk program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani).
Mahasiswa juga dapat mengikuti program magang di KPP Pratama Ambon maupun terlibat sebagai relawan pajak. Selain itu, pihak kampus dapat menghadirkan pemateri dari KPP Pratama Ambon dalam kegiatan akademik.
“Kalau pihak kampus membutuhkan pemateri dari KPP Pratama Ambon, mahasiswa ingin magang atau menjadi relawan pajak, bisa,” katanya.
Menurut Sita, pengurus Tax Center telah dibentuk dan selanjutnya akan menyusun program kerja tahunan bersama pihak UBN.
Kolaborasi KPP Pratama Ambon, KP2KP Masohi, dan UBN diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi perpajakan serta meningkatkan kesadaran pajak di kalangan generasi muda. (Kar)















