Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sekitar Daerah Irigasi Bubi, Desa Jakarta Baru, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Rabu (16/9) malam.
Kebakaran teridentifikasi saat Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku melakukan peninjauan di sekitar lokasi pekerjaan Daerah Irigasi Bubi.
Api membakar vegetasi berupa ilalang kering dan berpotensi meluas karena kondisi angin yang cukup kencang. Lokasi kebakaran juga berada dekat dengan lahan dan permukiman warga.
Kepala BWS Maluku Ruslan Malik mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan setelah mengetahui adanya kebakaran di sekitar lokasi tersebut.
“Kami langsung melakukan penanganan dengan mengerahkan sarana yang tersedia untuk memadamkan api, terutama pada area yang berada dekat dengan lahan dan permukiman warga,” kata Ruslan, Kamis (17/9).
Penanganan dilakukan BWS Maluku bersama BPBPK Maluku sejak pukul 20.30 hingga 22.40 WIT.
Petugas mengerahkan satu unit mobil tangki air dan satu unit dump truck yang dilengkapi profile tank untuk mendukung suplai air selama proses pemadaman.
Menurut Ruslan, kondisi di lapangan cukup menantang karena akses menuju titik kebakaran sulit dilalui pada malam hari. Jarak sumber air dari lokasi kebakaran juga relatif jauh.
“Angin yang cukup kencang dan kondisi vegetasi yang kering menjadi kendala dalam penanganan karena api berpotensi menyebar ke area lain,” ujarnya.
Setelah dilakukan pemadaman dan penyiraman selama kurang lebih dua jam, sebagian area kebakaran yang berada dekat dengan lahan dan permukiman warga berhasil dikendalikan.
BWS Maluku akan kembali melakukan pemantauan pada hari berikutnya untuk memastikan tidak terjadi penyebaran api dan menangani titik yang masih membutuhkan pemadaman.
BWS Maluku juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur serta instansi terkait untuk penanganan lanjutan.
“Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali meluas, terutama ke arah lahan dan permukiman masyarakat,” kata Ruslan. (Tiar)













