Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) bersama Universitas Banda Naira (UBN) menanam 500 pohon pala di kawasan Benteng Belgica, Banda Naira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Jumat (9/10).
Penanaman tersebut menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan.
Program yang dikoordinasikan Danantara itu melibatkan Pegadaian, PELNI, Mandiri Taspen, dan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Selain penanaman pohon pala, rangkaian kegiatan juga ditandai dengan peresmian Rumah Pintar, pemeriksaan kesehatan bagi warga lanjut usia, serta pengelolaan sampah melalui bank sampah.

Kegiatan diawali dengan seremoni di kawasan Benteng Belgica yang dihadiri Pemerintah Kecamatan Banda mewakili Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banda, pimpinan BUMN, serta sivitas akademika UBN.
Sebagian bibit pala ditanam secara simbolis dalam kegiatan tersebut. Sementara bibit lainnya akan ditanam secara bertahap setelah memasuki musim penghujan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kesiapan lahan.
Penanaman tersebut tidak berhenti pada seremoni. Bibit yang telah ditanam akan dirawat bersama oleh juru pelihara (Jupel) Benteng Belgica dan UBN untuk memastikan tanaman tumbuh dan tetap terpelihara di kawasan cagar budaya tersebut.
Rektor UBN Budiono Senen, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya mengatakan pala memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari sejarah dan identitas masyarakat Kepulauan Banda.

Menurut Budiono, kekayaan pala pada masa lalu menempatkan Banda sebagai salah satu pusat penting dalam jaringan perdagangan rempah dunia dan mendorong kedatangan berbagai bangsa.
Perebutan penguasaan atas Banda hingga masa kolonial juga tidak terlepas dari kepentingan terhadap komoditas pala.
“Penanaman pala di kawasan Benteng Belgica bukan sekadar penghijauan, tetapi juga bagian dari upaya merawat warisan sejarah dan budaya Banda,” ujar Budiono.
Program TJSL tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Kecamatan Banda, Balai Pelestarian Kebudayaan, Forkopimcam Banda, dan masyarakat Kepulauan Banda.
Pimpinan UBN, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Selain penanaman pala, Rumah Pintar diresmikan sebagai ruang pendukung kegiatan belajar masyarakat. Kegiatan sosial lainnya meliputi pemeriksaan kesehatan bagi warga lanjut usia dan pengelolaan sampah melalui pengembangan bank sampah. (Kar)













