Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Arien Maspaitella (25), nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya dihantam gelombang tinggi di sekitar Perairan Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.
Operasi SAR memasuki hari ketiga pada Rabu (19/8), dengan melibatkan Basarnas Ambon, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, Kodaeral IX, BPBD Kota Ambon, serta masyarakat setempat.
Dantim Ops SAR, Renhard Lopies, mengatakan tiga Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk memperluas area pencarian korban.
SRU 1 yang terdiri dari unsur masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Desa Hutumuri hingga Desa Hukurila.
Sementara SRU 2 menggunakan Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Speedboat Kodaeral IX untuk melakukan pencarian di sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan.
Sedangkan SRU 3 dari tim penyelam Basarnas melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan keberadaan korban di bawah permukaan air.
Namun, hingga menjelang sore, pencarian dari permukaan maupun bawah air belum membuahkan hasil. Tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Arien.
Sebelumnya, Arien bersama dua rekannya dilaporkan pergi melaut untuk mencari ikan pada Senin (17/8) sekitar pukul 16.30 WIT di sekitar Perairan Desa Hutumuri.
Sekitar pukul 19.00 WIT, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi. Dalam kejadian tersebut, Arien dilaporkan hilang, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Setelah kejadian dilaporkan kepada warga, masyarakat dan keluarga korban sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, Arien belum ditemukan hingga operasi SAR resmi dilakukan.
Operasi SAR hari ketiga kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Kamis (20/8).
Pencarian Kembali Dilanjutkan
Pada Kamis pagi (20/8/2026), Tim SAR Gabungan kembali bergerak melakukan pencarian terhadap korban. Area pencarian diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan Arien.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah sarana, di antaranya Truck Personel, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud Polda Maluku, Speedboat Kodaeral IX, serta peralatan selam.
Sementara kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan hujan ringan, dengan angin Tenggara mencapai kecepatan 35 knots dan tinggi gelombang sekitar 2,5 meter.
Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran dan pencarian di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. (Erhan)













