Angin puting beliung menerjang Desa Persiapan Namsugi, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Maluku, pada Sabtu (13/6) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIT itu membuat warga panik karena angin kencang datang secara tiba-tiba dan menerjang kawasan permukiman.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap yang terlepas dan terbawa angin.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi membuat warga langsung bergotong royong memperbaiki rumah mereka.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, rumah yang terdampak milik La Udin Labawala, La Yadi, Agung Pangestu, La Imu, La Kito, Haji Idi (rumah kosong), Zaenudin Buton (rumah kosong), dan Ikmal.
Bhabinkamtibmas Desa Namlea Ilath, Aipda Sudirman Bakri, bersama aparat terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan dan memastikan kondisi warga pascakejadian.
Kapolsek Batabual, IPTU Kasten, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di lokasi dan memastikan situasi tetap aman serta terkendali.
“Kami telah melakukan pengecekan dan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak angin puting beliung. Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini warga bersama aparat desa bergotong royong melakukan perbaikan terhadap rumah yang mengalami kerusakan,” ujar IPTU Kasten.
Menurutnya, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Sementara itu, salah satu warga terdampak berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Tapi beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk membantu warga yang terdampak,” kata seorang warga.
Hingga Sabtu siang, warga Desa Persiapan Namsugi masih melakukan pembersihan puing-puing serta memperbaiki bagian rumah yang rusak. Kondisi desa terpantau aman dan aktivitas masyarakat mulai kembali normal. (Tiar)














