NetMaluku.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Advertorial
  • Daerah
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Kepulauan Aru
    • Kepulauan Tanimbar
    • Kota Ambon
    • Kota Tual
    • Maluku Barat Daya
    • Maluku Tengah
    • Maluku Tenggara
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Budaya
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Advertorial
  • Daerah
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Kepulauan Aru
    • Kepulauan Tanimbar
    • Kota Ambon
    • Kota Tual
    • Maluku Barat Daya
    • Maluku Tengah
    • Maluku Tenggara
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Budaya
  • Nasional
  • Olahraga
No Result
View All Result
NetMaluku.com
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Net Advertorial
  • Net Daerah
  • Net Nasional
  • Net Pemerintahan
  • Net Budaya
  • Net Hukrim
  • Net Olahraga
  • Net Pendidikan
  • Net Politik
Home Net Budaya

Tradisi Kasih Makan Hutan dan Laut di Lonthoir Banda, Warisan Leluhur yang Terus Terjaga

by netmaluku
25 Oktober 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
Tradisi Kasih Makan Hutan dan Laut di Lonthoir Banda, Warisan Leluhur yang Terus Terjaga

Tradisi Kasih Makan Hutan dan Laut di Lonthoir Banda, Warisan Leluhur yang Terus Terjaga, Minggu 25/10. Foto Netmaluku: Kasman Renyaan

Share on FacebookShare on WhatsApp

Masyarakat Negeri Administratif Lonthoir, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, kembali menggelar tradisi adat Kasih Makan Hutan dan Kasih Makan Laut sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus ungkapan syukur atas alam yang menjadi sumber kehidupan.

Tradisi tahunan yang berlangsung pada Minggu (25/10) itu diikuti para orang tua adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi Buka Kampong. Setelah doa bersama di rumah kampong atau rumah adat, rombongan kemudian bergerak menuju Hutan Kele, kawasan perkebunan pala di Lonthoir, untuk melaksanakan ritual Kasih Makan Hutan.

MenarikDibaca . . .

Sumur Bor dan MCK Hadir di Talaga Kodok, 250 Warga Kini Punya Akses Air Bersih

Sumur Bor dan MCK Hadir di Talaga Kodok, 250 Warga Kini Punya Akses Air Bersih

30 Agustus 2026
Beli Air Rp5.000 per Jeriken, Warga Pulau Ay Berharap Pemerintah Segera Kirim Bantuan Air Bersih

Beli Air Rp5.000 per Jeriken, Warga Pulau Ay Berharap Pemerintah Segera Kirim Bantuan Air Bersih

15 Agustus 2026
Sail to Indonesia Chapter Ambon Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Bahari dan Budaya Maluku ke Dunia

Sail to Indonesia Chapter Ambon Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Bahari dan Budaya Maluku ke Dunia

29 Juli 2026
HUT ke-54 Dusun Pelita Jaya Meriah, Warga Angkat Budaya Lokal sebagai Identitas dan Potensi Wisata

HUT ke-54 Dusun Pelita Jaya Meriah, Warga Angkat Budaya Lokal sebagai Identitas dan Potensi Wisata

20 Juli 2026
Load More

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Polsek Banda Naira, Koramil 1502-01/Banda, tokoh agama, imam, serta orang tua adat dari Kampung Fiat dan Namasawar.

Tradisi Kasih Makan Hutan dan Laut di Lonthoir Banda, Warisan Leluhur yang Terus Terjaga, Minggu 25/10. Foto Netmaluku: Kasman Renyaan

Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif (KPNA) Lonthoir, Saadah Alkatiri, mengatakan tradisi adat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat karena mengandung nilai penghormatan kepada leluhur, kebersamaan, persatuan, rasa syukur, dan tanggung jawab menjaga alam.

“Adat mengajarkan kita tentang penghormatan kepada para leluhur, kebersamaan, persatuan, rasa syukur, serta tanggung jawab untuk menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan kita,” kata Saadah dalam sambutannya.

Menurut dia, pelaksanaan tradisi adat bukan sekadar meneruskan kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai luhur agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Saadah mengapresiasi para orang tua adat yang selama ini konsisten menjaga dan mewariskan nilai-nilai tersebut. Ia juga menilai sinergi antara pemerintah negeri dan lembaga adat penting untuk menjaga identitas serta persatuan masyarakat Lonthoir.

“Para orang tua adat harus didengarkan, tokoh agama harus dirangkul, dan seluruh masyarakat harus dilibatkan,” ujarnya.

Ia berharap keterlibatan seluruh unsur masyarakat dapat membuat Lonthoir tetap aman, rukun, dan kuat dalam menghadapi perubahan zaman.

Sementara itu, Camat Kepulauan Banda, Rusdy Saiman, menekankan pentingnya persatuan masyarakat dalam menjaga adat sekaligus mengembangkan berbagai potensi Kepulauan Banda untuk kesejahteraan bersama.

Menurut Rusdy, tradisi Kasih Makan Hutan dan Kasih Makan Laut harus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan masyarakat, baik dalam kehidupan adat maupun keagamaan.

“Dengan kegiatan ini, anak cucu Andan Orsia bisa bersatu. Adat dan agama, intinya mengajarkan kita bermuara ke situ. Dengan bersatu, itu modal utama untuk kita semua,” kata Rusdy.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah karena persoalan sesaat. Sebaliknya, persatuan perlu terus diperkuat agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus mengembangkan potensi daerah.

Rusdy juga mendorong para orang tua adat menyusun aturan adat sebagai pedoman pelaksanaan berbagai kegiatan adat di Negeri Andan Orsia, nama lain dari Lonthoir.

Ia menegaskan adat bukan milik kelompok tertentu, melainkan menjadi bagian dari identitas seluruh masyarakat sehingga pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Adat ini bukan sekelompok tertentu. Ini milik masyarakat semua, khususnya masyarakat Andan Orsia. Semua harus merasa memiliki,” ujarnya.

Rusdy menambahkan, tradisi Kasih Makan Hutan dan Kasih Makan Laut merupakan ungkapan syukur kepada Allah SWT sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur.

Ia juga mengapresiasi para pemangku adat, pemerintah negeri, dan masyarakat yang terus mempertahankan kebudayaan Lonthoir.

Tradisi Kasih Makan Hutan dan Laut di Lonthoir Banda, Warisan Leluhur yang Terus Terjaga, Minggu 25/10. Foto Netmaluku: Kasman Renyaan

Setelah seremoni dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pementasan Tari Cakalele sebelum rombongan menuju kawasan perkebunan pala Hutan Kele untuk melaksanakan ritual Kasih Makan Hutan.

Rangkaian kegiatan di Hutan Kele kemudian ditutup dengan Tari Lusi dan makan patita bersama.

Sekitar pukul 14.00 WIT, para tokoh adat dan masyarakat bergerak menuju Pantai Lahar Lonthoir untuk melaksanakan ritual Kasih Makan Laut.

Usai prosesi adat, masyarakat kembali disuguhkan pementasan Tari Cakalele, Tari Siamale, dan Tari Lusi. Kegiatan tersebut turut disaksikan masyarakat setempat, peneliti, hingga wisatawan mancanegara.

Pelaksanaan tradisi Kasih Makan Hutan dan Kasih Makan Laut menjadi bagian dari upaya masyarakat Lonthoir menjaga warisan budaya leluhur sekaligus memperkuat hubungan antara manusia, adat, dan alam yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kepulauan Banda. (Kasman)

Yang Baca: 827
Tags: Adat Leluhur BandaBudaya Negeri Andan OrsiaKasih Makan Hutan LonthoirKasih Makan Laut BandaTradisi Adat Maluku TengahTradisi Kasih Makan Hutan dan Laut LonthoirWisata Budaya Kepulauan Banda
Disclaimer: Dilarang mengutip, menyalin, atau memuat ulang sebagian maupun seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin dari redaksi.

Related Posts

Sumur Bor dan MCK Hadir di Talaga Kodok, 250 Warga Kini Punya Akses Air Bersih

Sumur Bor dan MCK Hadir di Talaga Kodok, 250 Warga Kini Punya Akses Air Bersih

2 bulan ago
Beli Air Rp5.000 per Jeriken, Warga Pulau Ay Berharap Pemerintah Segera Kirim Bantuan Air Bersih

Beli Air Rp5.000 per Jeriken, Warga Pulau Ay Berharap Pemerintah Segera Kirim Bantuan Air Bersih

3 bulan ago
Sail to Indonesia Chapter Ambon Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Bahari dan Budaya Maluku ke Dunia

Sail to Indonesia Chapter Ambon Resmi Dibuka, Promosikan Wisata Bahari dan Budaya Maluku ke Dunia

3 bulan ago
HUT ke-54 Dusun Pelita Jaya Meriah, Warga Angkat Budaya Lokal sebagai Identitas dan Potensi Wisata

HUT ke-54 Dusun Pelita Jaya Meriah, Warga Angkat Budaya Lokal sebagai Identitas dan Potensi Wisata

4 bulan ago
Sahlan Heluth Dinilai Piawai Pimpin Silaturahmi Adat Lima Negeri di Batang Air Eti

Sahlan Heluth Dinilai Piawai Pimpin Silaturahmi Adat Lima Negeri di Batang Air Eti

6 bulan ago
Hilang Hampir 3 Dekade, Tradisi Sosoki di Ambalau Bangkit Lagi dan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Hilang Hampir 3 Dekade, Tradisi Sosoki di Ambalau Bangkit Lagi dan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

6 bulan ago

Net Populer

Dosen Unpatti Didakwa Tipu Rp200 Juta, Bawa Nama Rektor dan Wakil Rektor II

Dosen Unpatti Didakwa Tipu Rp200 Juta, Bawa Nama Rektor dan Wakil Rektor II

3 November 2026
424 Kredit KECE BRI Pasahari Cair, 405 Diduga Pakai Identitas Orang Lain Negara Rugi Rp4,2 miliar

424 Kredit KECE BRI Pasahari Cair, 405 Diduga Pakai Identitas Orang Lain Negara Rugi Rp4,2 miliar

4 November 2026
Tiga Tersangka Korupsi Kredit BRI Batu Merah Resmi Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp4,29 Miliar

Tiga Tersangka Korupsi Kredit BRI Batu Merah Resmi Ditahan, Kerugian Negara Capai Rp4,29 Miliar

2 November 2026
Tiga Siswa TK Qurani Amaholu SBB Raih Penghargaan di Aljabar Competition 2026

Tiga Siswa TK Qurani Amaholu SBB Raih Penghargaan di Aljabar Competition 2026

7 November 2026
Tarik Ulur Kasus SK Bodong di Ambon, Pemkot Berani Serahkan ke Polisi?

Tarik Ulur Kasus SK Bodong di Ambon, Pemkot Berani Serahkan ke Polisi?

3 November 2026

Net Update Maluku

Pangdam Pattimura Buka Peluang Pemuda Maluku Jadi Prajurit TNI, Seleksi Gratis

Pangdam Pattimura Buka Peluang Pemuda Maluku Jadi Prajurit TNI, Seleksi Gratis

5 November 2026
BWS Maluku Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 485 Warga Desa Hitu

BWS Maluku Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 485 Warga Desa Hitu

5 November 2026
Terancam Gagal Panen, BWS Maluku Langsung Kirim 8.000 Liter Air ke Sawah di Leawai

Terancam Gagal Panen, BWS Maluku Langsung Kirim 8.000 Liter Air ke Sawah di Leawai

3 November 2026
Rektor UBN Bawa Profesor Malaysia Jelajahi Keindahan Bawah Laut Banda

Rektor UBN Bawa Profesor Malaysia Jelajahi Keindahan Bawah Laut Banda

2 November 2026
NetMaluku.com

NetMaluku.com adalah media online yang menyajikan berita terkini, informasi terpercaya, serta berbagai peristiwa penting dari Maluku, Indonesia, dan dunia. Dengan jurnalisme yang independen dan berimbang, NetMaluku.com hadir untuk memberikan informasi yang akurat, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Net Menu

  • Buru
  • Buru Selatan
  • Kepulauan Aru
  • Kepulauan Tanimbar
  • Kota Ambon
  • Kota Tual
  • Maluku Barat Daya
  • Maluku Tengah
  • Maluku Tenggara
  • Net Advertorial
  • Net Budaya
  • Net Daerah
  • Net Ekonomi
  • Net Hukrim
  • Net Kesahatan
  • Net Nasional
  • Net Olahraga
  • Net Pemerintahan
  • Net Pendidikan
  • Net Politik
  • Seram Bagian Barat
  • Seram Bagian Timur

Net Terbaru

Tanjakan Kapok hingga Air Besar Jadi Tempat Buang Sampah, DLHP Ambon Akui Terkendala Lahan

Tanjakan Kapok hingga Air Besar Jadi Tempat Buang Sampah, DLHP Ambon Akui Terkendala Lahan

8 November 2026
Tiga Siswa TK Qurani Amaholu SBB Raih Penghargaan di Aljabar Competition 2026

Tiga Siswa TK Qurani Amaholu SBB Raih Penghargaan di Aljabar Competition 2026

7 November 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Hak Jawab
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Hak Cipta © 2026 | NetMaluku.com "News Trend Maluku"

  • Login
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Net Advertorial
  • Net Daerah
    • Buru
    • Buru Selatan
    • Kepulauan Aru
    • Kepulauan Tanimbar
    • Kota Ambon
    • Kota Tual
    • Maluku Barat Daya
    • Maluku Tengah
    • Maluku Tenggara
    • Seram Bagian Barat
    • Seram Bagian Timur
  • Net Nasional
  • Net Pemerintahan
  • Net Budaya
  • Net Hukrim
  • Net Olahraga
  • Net Pendidikan
  • Net Politik

Hak Cipta © 2026 | NetMaluku.com "News Trend Maluku"

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Konten dilindungi!!