Personel pengamanan pelabuhan dari Kodaeral IX bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan instansi terkait menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar serta bagian tubuh hewan dilindungi di Pelabuhan Yos Sudarso, Sabtu malam (9/5).
Penggagalan itu terjadi saat petugas melakukan pengamanan embarkasi KM Labobar yang tengah melayani rute pelayaran antar-pulau dan bersandar di Kota Ambon.
Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 19.30 WIT di bawah pengawasan Letda Laut (H) Ricko Aditya dengan melibatkan 10 personel Satgas Pengamanan PT Pelni dan tim gabungan lainnya.
Saat pemeriksaan barang bawaan penumpang menggunakan mesin X-Ray, petugas menemukan paket mencurigakan milik salah satu penumpang.
Setelah dilakukan pemeriksaan manual, aparat menemukan dua ekor burung jenis Nuri dan dua buah tanduk rusa.
Barang bukti tersebut kemudian disita dan diamankan ke kantor BKSDA untuk diproses sesuai ketentuan hukum terkait perlindungan satwa liar.
Selain menjaga kelancaran arus penumpang, operasi pengamanan ini juga difokuskan untuk mencegah penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut.
Keberhasilan penggagalan tersebut disebut menjadi bagian dari komitmen TNI AL, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga keamanan pelabuhan sekaligus mendukung upaya pelestarian satwa dilindungi.
Meski ditemukan upaya penyelundupan, situasi di kawasan dermaga Pelabuhan Yos Sudarso dilaporkan tetap aman, tertib, dan terkendali.














