Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap anggota kepolisian yang terlibat penyalahgunaan narkotika.
Penegasan itu disampaikan usai aparat Propam bersama Satresnarkoba Polres Buru menggerebek sebuah rumah di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, yang diduga menjadi lokasi pesta sabu.
Dalam penggerebekan tersebut, lima orang diamankan. Mereka masing-masing ajudan Wakil Bupati Buru berinisial A, dua anggota Polres Buru berinisial W dan Y, satu anggota Polda Maluku berinisial P, serta seorang warga sipil berinisial G.
Polisi juga menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 30 gram.
Sulastri mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berulang kali mengingatkan seluruh personel agar menjauhi narkotika. Namun, masih ada anggota yang nekat melanggar aturan.
“Sudah berkali-kali diingatkan oleh Kapolres dan para PJU, tetapi tetap saja melanggar. Sesuai perintah saya, siapa pun yang memakai narkoba akan diproses, baik masyarakat maupun anggota Polres Buru sendiri,” kata Sulastri dalam keterangannya.
Ia memastikan tidak ada perlindungan terhadap anggota yang terbukti terlibat narkoba.
“Komitmen kami jelas, tidak ada pandang bulu. Walaupun anggota Polres Buru sendiri, tetap diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Kronologis Penggerebekan
Informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan pada pekan lalu di sebuah rumah di Kota Namlea. Operasi itu dipimpin aparat Propam bersama Satresnarkoba Polres Buru setelah adanya informasi terkait dugaan pesta narkoba.
Saat penggerebekan berlangsung, lima orang yang berada di lokasi langsung diamankan.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan barang bukti sabu dengan berat sekitar 30 gram.
Kasihumas Polres Buru, Jaya, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, ia belum merinci kronologi lengkap maupun status hukum para terduga pelaku karena kasus masih dalam tahap penyelidikan.
“Masih dalam lidik, mohon maaf belum bisa kasi info, karena masih dalam pengembangan,” kata Jaya, Selasa (12/5).
Saat ini, Satresnarkoba Polres Buru masih mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. (Tiar)














