Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dua pendaki yang hilang di kawasan Gunung Api Dukono, Minggu (10/5). Sebanyak 150 personel dikerahkan sejak pagi untuk menyisir area sekitar kawah aktif yang masih mengeluarkan material vulkanik.
Sejak pukul 07.00 WIT, personel dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan unsur SAR lainnya bergerak menuju puncak gunung.
Tim kemudian dibagi menjadi empat regu untuk memperluas jangkauan pencarian di titik-titik yang telah dipetakan sebelumnya.
Fokus pencarian diarahkan ke area sekitar ditemukannya satu korban pada hari sebelumnya. Lokasi dugaan keberadaan dua korban lainnya berada di sekitar bibir kawah dengan jarak sekitar 50 hingga 150 meter dari titik penemuan awal.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan pembagian regu dilakukan untuk mempercepat proses pencarian sekaligus menjaga efektivitas di medan yang berbahaya.
“Tim hari ini berjumlah sekitar 150 personel, dibagi menjadi empat regu. Dua regu sebagai tim evakuasi, dua lainnya sebagai pendukung dan backup,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi Gunung Dukono yang masih mengalami erupsi membuat proses pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan penambahan personel TNI bertujuan mempercepat operasi SAR di lapangan.
“Target kita hari ini dua korban bisa segera ditemukan. Namun yang paling penting tetap faktor keselamatan seluruh tim,” katanya.
Dua pendaki yang masih dicari diketahui merupakan warga negara asing, yakni Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27).
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung di tengah kondisi medan ekstrem dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang belum mereda.














