Seorang mahasiswa berinisial S.B.S. (18) ditemukan dalam kondisi lemas di perairan sekitar Jembatan Merah Putih (JMP), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (02/5) malam.
Peristiwa ini pertama kali diketahui warga setelah terdengar keributan dari arah jembatan. Sejumlah warga kemudian berinisiatif menuju lokasi untuk memastikan kondisi tersebut.
Salah satu saksi, Moses Bremer, mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya segera bergerak ke bawah jembatan menggunakan perahu.
“Katong dengar ada teriakan dari atas jembatan, jadi langsung turun ke bawah untuk cek,” kata Moses.
Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan sadar meski terlihat lemas. Warga kemudian mengevakuasi korban ke daratan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
“Waktu ditemukan, korban masih bernapas dan langsung katong bawa ke darat,” ujarnya.
Korban selanjutnya dilarikan ke RSUP Dr. J. Leimena untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Teluk Ambon, IPTU Restu H. Purba, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi.
“Anggota langsung ke lokasi setelah menerima informasi dan memastikan korban sudah ditangani secara medis,” jelasnya.
Berdasarkan informasi sementara, korban diduga tengah menghadapi tekanan emosional terkait persoalan pribadi, hingga disebut melompat dari JMP.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan dan dalam kondisi sadar. Polisi juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk penanganan lebih lanjut.














