AMBON-Turnamen domino yang digelar Tim Raja Domino (Rado) Benteng Kota Ambon menjadi upaya mendorong sportivitas sekaligus pembinaan generasi muda melalui aktivitas positif.
Kegiatan yang berlangsung di Benteng, Rabu (1/4), ini diikuti 24 pasangan peserta dan menjadi ajang kompetisi terbuka yang mengedepankan kebersamaan serta fair play di tengah masyarakat.
Mewakili Wali Kota Ambon, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam membangun kesadaran sosial dan kesehatan mental melalui olahraga.
“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen mendukung pengembangan potensi pemuda, termasuk melalui olahraga domino yang mulai diarahkan sebagai cabang olahraga prestasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, domino kini tidak lagi sekadar permainan, tetapi berkembang menjadi sarana komunikasi sosial yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menanamkan nilai sportivitas.
Ketua Panitia, Stev Tomasila, menyebut turnamen ini sebagai langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga domino yang lebih terbuka dan kompetitif di Kota Ambon.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan yang lebih terarah bagi generasi muda,” katanya.
Dukungan juga datang dari Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Maluku. Sekretaris Pengprov ORADO Maluku, M. Fahrul Kaisuku, mengatakan pihaknya terus mendorong pembinaan domino secara terstruktur di daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan sportivitas,” ujarnya.
Panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan beras bagi para pemenang. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin sekaligus melahirkan atlet-atlet domino potensial dari Kota Ambon.














