SERAM BAGIAN BARAT-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri kegiatan makan patita bertajuk “Lisabata Panggil Pulang” di Negeri Lisabata, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu 25/3.
Ia hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa. Turut mendampingi, Bupati dan Wakil Bupati SBB, Sekretaris Daerah, jajaran OPD Pemprov Maluku dan Pemkab SBB, serta masyarakat setempat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Tugu Pela Gandong yang menjadi simbol penguatan hubungan persaudaraan antara Negeri Lisabata dengan 25 negeri dalam ikatan adat tersebut. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur dengan pengguntingan pita.
Dalam sambutannya, Hendrik menyebut makan patita bukan sekadar tradisi, tetapi juga cerminan kuatnya nilai kebersamaan masyarakat Maluku.
“Ini bukan hanya makan bersama, tapi wujud kebersamaan orang basudara,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan “Lisabata Panggil Pulang” menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di Maluku.
“Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.
Menurut Hendrik, budaya makan patita merupakan simbol persatuan yang menyatukan banyak orang dalam satu meja, sekaligus memperkuat ikatan Pela Gandong.
Ia juga mengutip filosofi hidup orang Maluku seperti “ale rasa beta rasa” hingga “sagu salempeng dipatah dua” sebagai nilai dasar dalam menjaga solidaritas.
Di akhir sambutannya, Hendrik mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Maluku.
“Siapa lagi yang mau bangun Maluku kalau bukan ale deng beta,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga membuka Turnamen Bola Voli “Idul Fitri Cup Negeri Lisabata 2026” yang ditandai dengan pemukulan gong.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan masyarakat Maluku.















