Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, Tim Penggerak PKK Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang penuh makna pada Selasa (21/04).
Peringatan tahun ini mengusung tema yang relevan dengan semangat emansipasi perempuan yang semakin kuat di tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dihadiri oleh para kader PKK, kader Posyandu, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten SBB di kawasan Tugu Oma Opa, Kota Piru.
Dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Ketua TP PKK Kabupaten SBB, Ny. Yeni Rosbayani Asri, menyampaikan bahwa peringatan ini lebih dari sekadar kegiatan seremonial.
“Hari Kartini seharusnya menjadi momentum untuk merenungkan semangat perjuangan RA Kartini dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Tahun ini, kita tidak hanya merayakan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam aksi sosial dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kebersihan dan lingkungan, rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi bersih sampah di sejumlah titik di Kota Piru. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara TP PKK SBB dan OPD terkait.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan melalui aksi ini, kami mengajak seluruh warga SBB untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Yeni.
Selain aksi lingkungan, TP PKK Kabupaten SBB juga melakukan kunjungan ke sekolah disabilitas untuk menyalurkan santunan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan sosial lainnya adalah pemberian sembako kepada panti asuhan dan santunan untuk seorang ibu hamil, yang menunjukkan kepedulian terhadap kelompok-kelompok rentan di masyarakat.
“Emansipasi perempuan bukan hanya sekadar wacana. Saat ini, perempuan-perempuan di SBB telah menunjukkan kiprah mereka di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan,” tambah Yeni Rosbayani Asri, yang juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kebiasaan hidup bersih sebagai langkah awal perubahan.
Melalui program-program pemberdayaan yang digagas oleh PKK, Yeni berharap semangat Kartini dapat terus mendorong perempuan-perempuan SBB untuk menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
“Keluarga adalah fondasi utama dalam menciptakan perubahan. Mari kita mulai dengan langkah kecil di rumah, seperti mengelola sampah dengan baik, menanam pohon, dan berperan aktif dalam kegiatan sosial. Dampaknya akan terasa besar bagi lingkungan dan kesejahteraan bersama,” ajaknya.
Sebagai penutup, Ketua TP PKK SBB menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian peringatan Hari Kartini tahun ini.
Ia berharap semangat perjuangan RA Kartini dapat terus menginspirasi dan mendorong kemajuan Kabupaten Seram Bagian Barat ke arah yang lebih sehat, maju, dan berkelanjutan.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi teladan bagi generasi mendatang, agar kita semua bisa terus membangun SBB yang lebih baik,” tandasnya.













