Satu unit rumah di kawasan BTN Gadihu Indah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, ambruk setelah diterjang longsor, Jumat (8/5) sore. Peristiwa itu terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah Ambon sejak pagi hingga siang hari.
Detik-detik rumah tersebut roboh sempat direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam video terlihat bangunan yang awalnya berdiri utuh tiba-tiba runtuh bersama material tanah yang longsor ke bawah tebing.
Selain satu rumah yang ambruk total, sembilan rumah lainnya di kawasan perumahan tersebut juga mengalami kerusakan pada bagian dinding dan kini terancam longsor susulan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Raimond Tatipikalawan, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIT. Bahkan hingga sore hari, kondisi tanah di lokasi disebut masih terus bergerak.
“Kejadiannya jam 3 sore. Tadi jam 5 itu tanah juga masih bergerak. Mungkin pembuangan air dari masyarakat sehingga mengakibatkan rongga di bagian bawah. Dengan kondisi hujan deras, pergerakan tanah jadi labil,” kata Frits.
Ia menjelaskan, tanah yang terus bergerak membuat area permukiman di atasnya tidak lagi mampu menahan beban bangunan.
“Karena ada beban rumah di atasnya, satu rumah longsor bersama sedimen ke bawah. Sedangkan sembilan rumah lainnya juga terancam longsor,” lanjutnya.
BPBD Ambon langsung mengevakuasi warga dan membantu penyelamatan barang-barang berharga dari rumah yang berada di area rawan. Warga juga diminta untuk sementara waktu tidak menempati rumah mereka demi mengantisipasi longsor susulan.
Sebagai langkah darurat, BPBD akan mendirikan tenda pengungsian untuk menampung warga terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penghuni rumah diketahui telah mengungsi sebelum bangunan ambruk terbawa longsor.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana longsor maupun banjir karena hujan dengan intensitas tinggi masih melanda wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.














