Genangan air di ruas Jalan Samratulangi, Kota Ambon dikeluhkan warga. Setiap kali hujan turun, kawasan ini kerap tergenang air yang diduga bercampur dengan limbah dari rumah makan dan restoran di sekitarnya.
Kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan hingga kini belum juga tertangani secara maksimal.
Bahkan, hujan dengan durasi singkat saja dapat menyebabkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan maupun pejalan kaki kerap ikut terganggu. Sejumlah pengguna jalan terpaksa lebih berhati-hati saat melintas karena tingginya genangan air di kawasan tersebut.
Warga menduga, persoalan ini terjadi akibat saluran drainase yang tersumbat sampah serta tidak optimalnya sistem pembuangan air.
Selain itu, limbah dari sejumlah rumah makan di sekitar lokasi juga diduga memperparah kondisi genangan.
Tak hanya mengganggu aktivitas, genangan air yang bercampur limbah itu juga menimbulkan bau tak sedap yang menyengat dan mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan.
Salah satu warga, Hasirun, menyebut kondisi tersebut terjadi karena saluran air yang tersumbat dan tertutup.
“Tersumbat, tersumbat mereka punya air kotor, mereka punya air limbah, kalau panas airnya lewat sini, kalau hujan tergenang, iya, got di sana tertutup, iya,” ujar Hasirun, Jumat (01/5).
Warga berharap Pemerintah Kota Ambon melalui dinas terkait segera melakukan pembersihan serta penataan ulang sistem drainase di kawasan tersebut.
Pasalnya, lokasi ini berada di pusat kota dan juga berdekatan dengan kampus serta tempat ibadah, sehingga dampaknya dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat.















