AMBON-Lelang jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon mulai menunjukkan dinamika. Setelah tujuh hari dibuka, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries B Gaspersz, menjadi peserta pertama yang resmi mendaftar.
Apries menyerahkan berkas pendaftaran di Sekretariat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Kamis (9/4) sekitar pukul 16.30 WIT. Ia memastikan seluruh dokumen administrasi yang menjadi syarat telah dipenuhi secara lengkap.
“Disini kita mengikuti apa yang sudah menjadi persyaratan kita hari ini untuk mengikuti jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan Sekretaris Daerah Kota Ambon. Semua persyaratan administrasi yang disyaratkan telah kita sampaikan kepada panitia,” kata Apries.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi yang telah menerima berkasnya dengan baik.
“Panitia juga kami mengucapkan terima kasih sudah menyambut kami dengan baik dan menerima segala berkas-berkas yang menjadi persyaratan pendaftaran di hari ini,” ujarnya.
Apries berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar hingga menghasilkan figur terbaik bagi Kota Ambon.
“Semoga proses-proses berikutnya dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya akan menentukan siapa yang akan menjadi Sekretaris Kota Ambon untuk kota Ambon yang lebih baik ke depan,” katanya.
Menurutnya, kemajuan Kota Ambon sangat bergantung pada pembenahan birokrasi dan komitmen bersama untuk membangun daerah.
“Intinya adalah Kota Ambon adalah kota yang kita cintai bersama. Kita harus melakukan sesuatu kepada kota ini sehingga kota ini bisa lebih maju dan kemudian bisa setara dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia. Birokrasi itu penting, kita harus istilahnya memperkecil hujannya dan memperbesar payungnya,” jelasnya.
Apries juga menegaskan seluruh dokumen pendukung telah dilampirkan dalam pendaftarannya.
“Tadi dibawa ijazah terakhir, ijazah diklat kepemimpinan, kemudian pangkat jabatan terakhir, semuanya lengkap,” ungkapnya.
Dengan penuh optimisme, ia mengaku siap mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga akhir.
“Intinya kita berproses, Tuhan yang akan menentukan,” tutup Apries.
Diketahui, Pemerintah Kota Ambon membuka seleksi terbuka jabatan Sekkot sejak 2 hingga 16 April 2026, dengan syarat utama pangkat minimal Pembina Tingkat I (IV/b) dan pendidikan minimal sarjana (S1).













