AMBON-Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Ambon kian meluas. Hingga Senin (30/3) sore, warga masih kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite dan pertamax di sejumlah titik.
Antrean kendaraan terlihat mengular di berbagai SPBU. Bahkan, lonjakan permintaan kini turut merambah ke Pertashop hingga pom bensin mini.
Pantauan netmaluku.com di kawasan Karang Panjang pada Senin sore, kendaraan roda dua dan empat memadati salah satu Pertashop. Antrean tampak memanjang hingga ke badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi ikut tersendat.

Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan BBM. Namun, upaya tersebut kerap berujung sia-sia karena panjangnya antrean.
Berty, seorang pengemudi ojek di Ambon, mengatakan dirinya terpaksa beralih ke Pertashop setelah mendatangi beberapa SPBU di pusat kota.
“Dari pagi saya sudah keliling beberapa SPBU, tapi antreannya panjang sekali. Terpaksa ke Pertashop karena bensin sudah hampir habis,” ujar Berty.
Ia mengaku menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mencari BBM, sementara aktivitas kerjanya sebagai pengemudi ojek ikut terganggu.
Keluhan serupa disampaikan Haris, pemilik mobil pribadi. Ia mengaku telah mendatangi sejumlah SPBU, namun tak berhasil mendapatkan BBM.
“Saya sudah coba di Kebun Cengkih, Wayame, sampai Passo. Semua antre panjang, tidak dapat juga. Sudah capek keliling,” kata Haris.
Menurut warga, kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya panic buying jika pasokan BBM tidak segera normal.
Masyarakat pun berharap Pertamina segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk mengatasi kelangkaan tersebut, sehingga tidak semakin mengganggu aktivitas dan stabilitas ekonomi di Kota Ambon.













