AMBON-Pemerintah Provinsi Maluku mulai melakukan pembenahan menyeluruh di kawasan Pasar Mardika, Ambon. Langkah ini diawali dengan pembersihan gedung dan penataan ulang lapak pedagang di dalam area pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, Achmad Jais Ely, mengatakan penataan difokuskan lebih dulu pada bagian dalam gedung sebelum pedagang diarahkan kembali masuk.
“Kita benahi dulu bagian dalam supaya rapi dan nyaman. Setelah itu baru pedagang kita minta masuk,” kata Ely saat meninjau lokasi Senin 30/3.
Ia menyoroti kondisi lapak yang selama ini dinilai tidak layak. Salah satunya, pembagian meja menggunakan pita pembatas yang membuat ruang berjualan menjadi sangat sempit.
Menurut Ely, idealnya pedagang memiliki ruang yang cukup agar bisa berjualan dengan nyaman. Karena itu, pembagian lapak akan ditata ulang agar lebih manusiawi.
Selain itu, pengawasan pembenahan dilakukan secara intensif oleh UPTD Pengelola Pasar Mardika yang baru dibentuk. Proses penataan disebut akan berjalan terus hingga seluruh area kembali berfungsi optimal.
Pemprov Maluku juga membuka ruang pengawasan publik dengan melibatkan media dan masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan ruang khusus wartawan di Gedung Mardika.
Ely berharap, dengan penataan yang lebih rapi dan terbuka, Pasar Mardika bisa menjadi pusat perdagangan yang nyaman bagi pedagang maupun pembeli.














