LANGGUR-Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menaruh perhatian serius pada pembentukan karakter generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Jambore Cabang 2026 yang digelar di depan Dinas Pemuda dan Olahraga, Kamis (26/3).
Acara ini dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Plt Sekretaris Daerah, jajaran OPD, hingga pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Maluku Tenggara dan para peserta jambore.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Carlos Viali Rahantoknam, disebutkan bahwa Gerakan Pramuka punya peran penting sebagai wadah pendidikan nonformal di luar sekolah dan keluarga.
“Tujuan kepramukaan adalah membentuk watak, akhlak, dan budi pekerti luhur, sekaligus mengembangkan potensi generasi muda,” ujar Rahantoknam.
Ia menilai, nilai-nilai seperti disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air yang diajarkan dalam Pramuka menjadi semakin relevan di tengah tantangan zaman saat ini.
Lewat kegiatan jambore, peserta didorong untuk lebih mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Selain itu, jambore juga menjadi ajang mempererat relasi dan solidaritas antar generasi muda.
Pemkab Maluku Tenggara juga mendorong agar kegiatan Pramuka terus diperkuat di sekolah. Peran kepala sekolah dan guru dinilai penting dalam membina karakter sejak dini.
“Dengan kolaborasi semua pihak, kita harap lahir generasi muda yang tangguh dan siap membangun daerah,” lanjutnya.
Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan peserta, termasuk hafalan Pancasila dan Dasa Dharma Pramuka yang mendapat apresiasi dari tamu undangan.
Jambore Cabang 2026 ini diharapkan bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun generasi muda Maluku Tenggara yang berintegritas dan berdaya saing.














