AMBON-Seorang nelayan asal Desa Haria, Kabupaten Maluku Tengah, Roy Souhoka (41), masih dalam pencarian setelah terjatuh dari perahu katinting di perairan Desa Haria, Saparua. Insiden ini terjadi pada malam hari, Selasa (07/4), saat korban pergi melaut sekitar pukul 20.00 WIT.
Pada pagi hari, sekitar pukul 06.30 WIT, saat kejadian, seorang nelayan lainnya yang berada di lokasi melihat korban terjatuh dari longboatnya.
Upaya pencarian pun segera dilakukan oleh nelayan setempat. Namun, setelah mencari hingga pagi hari, mereka belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Mendapatkan laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Ambon langsung dikerahkan ke lokasi kejadian, yang terletak sekitar 46 mil laut dari Dermaga BRIN Ambon.
Tim bergerak menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB) untuk menjangkau perairan dengan koordinat 3°35’14.15″S – 128°37’8.64″E.
Meski pencarian telah dilakukan hingga Kamis (09/4) sore, namun belum membuahkan hasil.
Hingga pukul 18.00 WIT, tim gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Ambon dan masyarakat setempat belum berhasil menemukan korban. Jarak pencarian telah mencapai ± 500 meter dari titik awal terjatuhnya korban.
Kondisi cuaca yang diperkirakan hujan ringan, dengan angin barat daya hingga barat 19 knots serta gelombang laut rendah sekitar 1,25 meter, membuat tim SAR memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian pada sore hari dan melanjutkan operasi SAR pada hari berikutnya, Jumat (10/4)
Hingga saat ini, tim SAR terus berusaha mencari Roy Souhoka dengan harapan korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Pencarian akan dilanjutkan pada hari kedua dengan koordinasi antara Basarnas, masyarakat setempat, dan pihak terkait.














