AMBON-Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX (Kodaeral IX) menegaskan komitmennya menjaga proses rekrutmen prajurit tetap bersih dan transparan, melalui Penandatanganan Pakta Integritas Calon Siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang II Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Apel Mako Kodaeral IX, Halong, Ambon, Senin (6/4), ini dipimpin Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Sebanyak 230 Casis yang terdiri dari 115 Bintara dan 115 Tamtama ikut menandatangani pakta integritas bersama orang tua dan panitia seleksi.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan bebas dari praktik kecurangan.
Dalam amanatnya, Komandan Kodaeral IX menegaskan bahwa pakta integritas merupakan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi kejujuran dan akuntabilitas selama proses seleksi berlangsung.
“Penandatanganan ini adalah bentuk komitmen untuk mematuhi aturan dan menjalankan proses secara jujur, transparan, serta akuntabel,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang menawarkan jalan pintas kelulusan.
“Jangan mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak benar,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Kodaeral IX dalam menciptakan sistem rekrutmen yang bersih dan profesional.
“Ini komitmen kita bersama untuk mewujudkan rekrutmen yang bersih, transparan, dan adil, demi menghasilkan prajurit TNI AL yang tangguh dan berintegritas,” pungkasnya.
Penandatanganan pakta integritas ini sekaligus menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam proses penerimaan prajurit TNI AL.















